Rabu, 21 Maret 2012

[jurnal_hukum] Kenaikan BBM: Selama ini SBY & Pertamina Membohongi Rakyat ???

 

http://wargatumpat.blogspot.com/2012/03/pesisir-kenaikan-bbm-sby-pertamina.html
KEBOHONGAN SBY & PERTAMINA SOAL BBM DIBONGKAR HABIS OLEH KWIK KIAN GIE & ANGGITO ABIMANYU 
                         

1. Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63 Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.

2. Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun.

3. Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun.

4. Pertamina mengeluarkan uang utk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-=Rp.35,658 Triliun.
5. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun.

6. Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut "SUBSIDI".

7. Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM kebutuhan di Indonesia:
Rp.410,091 T – Rp.283,5 T = Rp.126,591 T

8. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan dari Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah) sebesar Rp.224,546 Trilyun.

*Catatan Penting: hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat.

9. Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke Pertamina – kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi)= Rp. 224,546 T – Rp. 126,591 T
= Rp. 97,955 Trilyun

"Artinya, APBN tidak jebol seperti yang selama ini digembar-gemborkan, Justru saya jadi bertanya, dimana sisa uang keuntungan SBY menjual BBM sebesar Rp. 97,955 Trilyun???.."

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar